Penyakit Darah Tinggi Begini Pencegahannya

penyakit darah tinggi begini penanganannya

Penyakit Darah Tinggi – Tekanan darah tinggi alias hipertensi sering kali muncul tanpa gejala. Banyak orang dengan kondisi ini tidak mengetahui kalau dirinya terkena darah tinggi selama bertahun-tahun. Meski gejala darah tinggi cenderung samar, namun bukan berarti penyakit ini tidak berbahaya.

Faktanya, tekanan darah tinggi yang tidak terkontrol dengan baik dapat merusak pembuluh darah arteri, khususnya di ginjal dan mata. Tak hanya itu saja, tekanan darah tinggi juga meningkatkan risiko Anda terkena penyakit kronis seperti stroke, serangan jantung, dan berbagai masalah pembuluh darah lainnya di kemudian hari.

Oleh karenanya, penting bagi Anda untuk mewaspadai gejala darah tinggi sedini mungkin. Dengan begitu, Anda dapat mengurangi risiko terkena berbagai macam komplikasi penyakit ini di masa depan. Simak semua informasi tentang gejala darah tinggi di bawah ini.

Baca Juga : penyebab darah tinggi yang harus dihindari

Tanda-Tanda dan Gejala

 

gejala hipertensi

Terdapat beberapa gejala dari darah tinggi yang harus diketahui sebagai penanda kondisimu. Dilansir dari Boldsky, berikut sejumlah gejala yang menandai bahwa kamu memiliki darah tinggi.

1. Sakit Kepala

Ketika tekanan darah berada di atas 180/110 mmHg, kamu bisa mengalami sakit kepala. Namun sakit kepala biasanya tak muncul pada kondisi hipertensi yang ringan. Sakit kepala yang terus-menerus adalah gejala dari tekanan darah yang melonjak naik, keadaan yang lebih serius dari hipertensi ringan.

2. Mimisan

Mimisan juga merupakan tanda dari tekanan darah tinggi pada tahap awal. Jika kamu memiliki tekanan darah tinggi dan mengalami mimisan tiba-tiba dan sulit dihentikan, lebih baik segera temui dokter dan periksakan diri.

3. Muncul Titik Darah pada Mata

Jika terdapat titik darah pada bola mata, sebaiknya waspadalah. Titik darah tersebut bisa jadi pembekuan darah akibat hipertensi. Ketika memeriksakan diri ke dokter, coba minta dokter untuk memeriksa tekanan darah Anda, sebelum menghilangkan titik darah pada mata.

4. Mati Rasa

Mati rasa atau rasa kesemutan bisa menjadi tanda awal dari stroke yang disebabkan oleh meningkatnya tekanan darah. Hipertensi yang tak segera dikontrol bisa menyebabkan kerusakan saraf yang memunculkan gejala ini.

5. Mual dan Muntah

Tanda lain dari tekanan darah tinggi adalah mual dan muntah. Meski mual dan muntah bisa terkait dengan penyakit dan masalah kesehatan lainnya, namun ada yang membedakan jika mual dan muntah disebabkan oleh tekanan darah tinggi. Biasanya seseorang juga akan mengalami pandangan yang kabur dan napas yang pendek-pendek.

6. Vertigo

Rasa pusing disertai dengan kepala yang terasa ringan dan vertigo juga bisa menjadi gejala dari tekanan darah tinggi. Gejala semacam ini tak boleh diabaikan, terutama jika muncul secara tiba-tiba. Sementara itu, rasa pusing dan vertigo yang disertai dengan kesulitan berjalan dan pingsan bisa menjadi gejala awal dari stroke.

Sejumlah gejala tersebut bisa menjadi tanda bahwa kamu tengah terserang tekanan darah tinggi. Ketika kamu mengalami satu atau sebagian dari gejala di atas, sebaiknya segera periksakan dirimu ke dokter.

Baca Juga : Sembuhkan Infeksi Dermatitis Kontak Jelly Gamat

Bahaya Darah Tinggi yang Mematikan

bahaya darah tinggi yang mematikan

Penyakit Darah Tinggi – Hampir 90 persen penderita darah tinggi yang diidap masyarakat Indonesia adalah darah tinggi primer. Karena terkadang penyebabanya tidak diketahui maka kita harus lebih jeli faktor resiko apa yang membuat darahnya menjadi tinggi. Kadang perlunya konsultasi dengan dokter untuk menggali penyebab darah seseorang menjadi tinggi.

Bahaya darah tinggi sangat mengerikan bagi nyawa seseorang adalah kematian. Tidak heran darah tinggi termasuk dalam lima besar penyebab kematian di dunia terutama dikarenakan komplikasinya yang sangat berbahaya. Bahaya-bahaya tersebut anatara lain:

1. Stroke

Darah tinggi merupakan salah satu faktor resiko utama dari penyakit stroke. Faktor resiko utama artinya darah tinggi menjadi salah satu penyebab utama seseorang mengalami serangan stroke. Beberapa kasus stroke yang terjadi merupakan kasus yang dipicu oleh hipertensi pada penderitanya. Maka dari itu, ketika anda menyadari tekanan darah anda yang tinggi, ada baiknya anda menjaga pola makan dan menjaga pikiran dari stres agar tidak mudah mengalami gejala hipertensi, sehingga dapat mengurangi resiko terserang stroke.

2. Retinopati Hipertensif

Retinopati, mungkin dari namanya pasti sudah bisa menebak akan berhubungan dengan mata. Tekanan darah tinggi dapat menyebabkan terjadinya gangguan dan kelainan pada mata, yang dikenal dengan istilah retinopati hipertensif. Retinopati hipertensi merupakan suatu kondisi dimana tekanan darah tinggi dapat merusak pembuluh darah kecil yang berada pada mata yang pada akhirnya merusak syaraf mata. Itu artinya siapapun yang memiliki penyakit darah tinggi berarti beresiko mengalami kebutaan.

3. Pecahnya pembuluh darah arteri

Hipertensi juga dapat berdampak pada penyakit pembuluh darah arteri. Biasanya penyakit ini menyerang pembuluh darah arteri manapun terutama jantung dan otak. Akibat tingginya tekanan yang tinggi maka tidak mentup kemungkinan pembuluh darah arteri dapat pecah kapanpun.

4. Gangguan pada ginjal

Salah satu dampak buruk dari hipertensi, terutama pada hipertensi yang tidak terkontrol adalah munculnya berbagai gangguan pada ginjal. Gangguan pada ginjal ini yang paling sering terjadi adalah gagal ginjal, yang menimbulkan gejala-gejala seperti :

  • Sulit buang air kecil
  • Intensitas buang air kecil yang sering, namun sedikit
  • Rasa sakit pada bagian perut
  • Keluarnya darah ketika buang air kecil dan besar
  • Serangan jantung

Salah satu dampak buruk yang muncul dari komplikasi penyakit darah tinggi adalah munculnya serangan jantung. Tekanan darah yang tinggi pada pembuluh darah akan menimbulkan kelainan detak pada jantung, yang akan menimbulkan gangguan kontraksi pada jantung yang menyebabkan seseorang dapat sesak nafas karena sirkulasi oksigen dan karbondioksida tidak seimbang. Begitupun pada pembuluh darah jantung dan rentan tersumbat dan pecah.

Beberapa komplikasi darah tinggi yang berbahaya diatas mudah-mudahan dapat menjadi semangat bagi kita untuk mencegah dan mengontrol tekanan darah kita supaya tetap normal.

Baca Juga : Gejala Maag dan Cara Pencegahannya

Cara Mencegah Darah Tinggi

Makanan penurun darah tinggi

Hipertensi bisa dihindari dengan cara yang tepat. Justru ketika Anda sudah terlanjur kena hipertensi, kondisi ini tidak bisa disembuhkan — hanya bisa dan harus dikendalikan seumur hidup agar tidak mengembangkan komplikasi hipertensi.

Ada banyak langkah pencegahan hipertensi yang bisa Anda Anda lakukan, seperti:

  • Jaga berat badan tetap sehat di ambang normal. Kombinasi pola makan sehat serta olahraga yang rutin adalah cara yang tepat untuk jaga berat badan ideal.
  • Pilih makanan yang bernutrisi dan rendah lemak, gula, dan garam.
  • Batasi konsumsi garam. Garam mengandung banyak natrium yang bisa bikin tekanan darah melonjak.
  • Batasi konsumsi alkohol.
  • Berhenti merokok dan hindari paparan asap rokok.
  • Berolahraga rutin. Berolahragalah setidaknya 30 menit sehari, 5 hari dalam seminggu. Berolahraga dapat meringankan stress dan menjaga berat badan Anda.
  • Hindari stress. Zat kimia yang diproduksi tubuh akibat stress dapat menyebabkan jantung berdebar lebih cepat dan kencang sehingga pembuluh darah menyempit.

Tanyakan pada dokter untuk saran dan bagaimana mencegah darah tinggi sesuai dengan kondisi kesehatan Anda saat ini.

 

Sumber :

  1. https://hellosehat com
  2. https://www.merdeka com
  3. https://doktersehat com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *